Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Peluang Bisnis EO, setelah pandemi ?


Peluang Bisnis EO, banyak yang meragukan mengenai bagaimana bisnis pengorganisasian acara ini bisa bertahan saat pandemi. Memang, saat pandemi, nggak banyak yang bisa dilakukan dengan semua pembatasan yang diberlakukan, meskipun masih ada event yang bisa dijalankan seperti event online, tapi jumlahnya pun nggak begitu signifikan, dan secara perhitungan bisnis, omset, ini bukanlah kondisi ideal bagi sebuah bisnis. Terlebih, saat pandemi, hampir semua event organizer bergerak ke arah yang sama, mengeksplor bagaimana event online bisa jadi ladang baru bisnis ini. Tapi, setelah pandemi perlahan melandai dan mulai berakhirnya pembatasan - pembatasan, masihkah peluang bisnis EO layak untuk dijalankan ? 


Anjing yang dilepas dari kandangnya

Ini perumpamaan yang paling masuk dengan kondisi masyarakat pada umumnya setelah pandemi. Sekian lama seperti dikurung dalam kandang, saat kandangnya mulai dibuka, semuanya pada keluar dan ingin segera menikmati hal - hal yang selama ini nggak bisa dilakukan. Festival musik, konser, pameran, wedding dan beragam jenis event lainnya, satu demi satu mulai dijalankan, bahkan hampir setiap minggu, selalu ada public event yang diadakan. Pernah dalam satu weekend, ada 3 konser yang diadakan secara bersamaan di lokasi yang berbeda. Tentu saja, ini belum termasuk dengan rangkaian event berskala kecil yang nggak ketangkep sama radar keramaian ibukota. Yang ada di luar Jakarta pun mulai menggeliat, pertunjukan dengan beragam konsep yang unik, mulai kembali dijalankan dan bukan cuma pertunjukan-nya yang diadakan, tapi penonton yang hadir juga sangat antusias, jumlahnya ribuan. Ekonomi mulai hidup lagi, termasuk menghidupi para pelaku di industri event organizer. 


Artinya apa ? 

Tentu saja, ini mengindikasikan bahwa peluang bisnis eo setelah pandemi, masih terbuka sangat luas dan masih sangat menjanjikan. Meskipun nggak bisa dipungkiri, bahwa masa - masa awal setelah pandemi ini, seperti puncak kegembiraan setelah kesedihan perlahan mereda. Ada masanya! Ada waktunya kondisi event rame banget seperti beberapa waktu belakangan ini. Paling tidak 6 bulan ke depan setelah pandemi usai, event berskala besar akan terus diadakan, dan lama - kelamaan, semuanya akan kembali pada kondisi normal. Mungkin secara skala tidak akan sebanyak beberapa bulan terakhir ini, tapi akan tetap ada yang membuat event, membuat pertunjukan dan lain sebagainya. 


Keramaian dan kemeriahan berbagai event beberapa waktu terakhir usai pandemi ini, juga nggak bisa lepas dari hasil simpanan para sponsor. Maklum saja, selama pandemi kemarin, budget promosi untuk mendukung event pun ditahan, jadi, waktu - waktu sekarang ini, adalah implementasi dari budget promosi yang kemarin tidak dipergunakan. Seiring dengan membaiknya kondisi perekomian secara umum setelah pandemi, kegiatan promosi dalam bentuk event pun kembali dilanjutkan, dan ini menjadi angin segar bagi bisnis EO saat sekarang dan di masa yang akan datang. 


Jadi kesimpulannya, bisnis eo mungkin nggak bisa jalan dengan maksimal selama pandemi, tapi setelah pandemi usai, bisnis ini, masih menjadi bisnis yang menjanjikan. Masih banyak peluang dari bisnis ini yang belum tergarap secara maksimal. Baik event public, yang mengundang massa dengan menjual tiket, event corporate yang khusus untuk internal, hingga event yang personal, semuanya akan jadi sumber income yang menjanjikan dari bisnis ini. 

Cuma perlu diingat untuk para pelaku bisnis ini, untuk belajar dari kondisi pandemi lalu, saat bisnis ini nggak bisa jalan, apa yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi jika kondisi seperti itu terjadi lagi ? Pikirin deh!